Kusnassriyanto

Just another WordPress.com weblog

Konversi dari jam (number) menjadi format hh:mm:ss di Oracle

leave a comment »

Hari ini lagi bikin report pake tools bikinan sendiri dan dengan database oracle.
Salah satu yang dibutuhkan adalah menampilkan data jam menjadi format hh:mm:ss. Misalnya 7.5 jam harus ditampilkan menjadi 07:30:00 atau bisa juga 7 jam 30 min 0 det. Karena satu dan lain hal, saya pengen formatingnya dilakukan di level perintah SQL. Feeling saya sih bilang harusnya gak susah.
Nanya ke mbah Google belum ketemu cara yang cukup mudah. Merenung sebentar kemudian googling dikit, akhirnya ketemu :


select to_char(trunc(current_date)+10.5/24, 'hh24:mi:ss')
  from dual;

Perhatikan angka 10.5 adalah jam yang ingin dikonversi.

hasilnya adalah 10:30:00

Cara bekerjanya seperti ini : Read the rest of this entry »

Written by kusnassriyanto

February 2, 2010 at 10:11 am

Posted in Uncategorized

Tagged with , ,

Revisi buku Teknik Pemrograman Delphi

with 11 comments

Cover depan dan belakang

Cover depan dan belakang


Sebenarnya buku ini sudah dirilis sejak beberapa bulan lalu. Tetapi karena kesibukan, baru hari Senin kemarin saya sempat mengambil sample-nya dari Penerbit Informatika.

Buku ini adalah edisi revisi dari versi sebelumnya. Beberapa hal terkait tipe dan struktur data dibahas secara lebih mendalam, yaitu long string, array, termasuk array statis dan array dinamik, record serta pointer.

Delphi memperlakukan long string dan dynamic array dengan perlakuan yang sangat mirip. Keduanya disimpan dalam memory secara dynamik dan menggunakan teknik reference counting sebagai ‘garbage collection’-nya. Dalam pembahasannya dilengkapi dengan ilustrasi yang menggambarkan representasi internal mereka.

Salah satu topik dalam pemrograman yang sering merepotkan, khususnya bagi programmer pemula, adalah penggunaan pointer. Dalam buku ini, pembahasan tentang pointer juga dilengkapi dengan ilustrasi sehingga diharapkan dapat lebih mudah dipahami.

Frame dalam Delphi adalah salah cara untuk meningkatkan reusability di level aplikasi. Dengan frame, susunan suatu blok dalam form, beserta mekanisme kerjanya, dapat digunakan ulang dalam form yang lain. Bila digunakan secara tepat, frame dapat mengurangi development effort secara signifikan. Mesikipun demikian, frame juga memiliki kelemahan dan kendala dalam implementasinya. Buku ini membahas frame secara cukup mendetil.

Tambahan terbesar dalam buku ini adalah reporting yang dibahas secara khusus dalam satu Bab. Ada dua tools reporting yang dibahas, yaitu Quick Report dan Fast Report.
Pembahasan diawali dengan mendefinisikan persyaratan (requirements) report yang akan dibuat. Selanjutnya akan dibahas bagaimanan mempersiapkan dataset yang akan digunakan. Baru kemudian dibahas bagaimana membuat report-report yang sudah disebutkan, menggunakan Quick Report dan Fast Report.

Buku ini bisa diperoleh di toko-toko buku terdekat atau bisa dipesan disini toko BI-Obses. (Tapi saya belum pernah mencoba memesan secara online).

Semoga buku ini bermanfaat.

Written by kusnassriyanto

February 22, 2009 at 3:58 pm

Posted in Uncategorized

Tagged with ,